Kabupaten Tangerang,Poskota.Online-Sebuah kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Kampung Tegal Pasir RT 01/02, Desa Benda, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, pada Kamis pagi, tanggal 21 Maret 2024. Insiden tragis ini menyebabkan kerugian besar dan mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar dan kerugian ditaksir mencapai 250 juta rupiah.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 06:30 WIB pagi waktu setempat. Penyebab awal kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di dalam rumah tersebut. Ledakan keras dari korsleting listrik sebelumnya mengenai beberapa unit sepeda motor di dalam rumah tersebut, memicu api yang cepat membesar dan meluas.
Korban-korban yang terluka akibat kebakaran tersebut adalah:
1. Ita Nurita (29),ibu rumah tangga, menderita luka bakar sebesar 24% tubuhnya.
2.Yanawi (32), yang bekerja sebagai pengisi air minum, mengalami luka bakar sekitar 14% tubuhnya.
3.Karno (36), pegawai honorer pemda, mengalami luka bakar ringan.
4.Kasmin (55), ibu rumah tangga, mengalami luka bakar ringan.
5.Fajrin (60), pemilik rumah, mengalami luka bakar, saat ini sedang dalam penanganan oleh tim medis.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan upaya pemadaman dan penyelamatan. Mereka juga memberikan pertolongan pertama kepada korban yang terluka. Kerugian materi akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp. 250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta rupiah) berdasarkan estimasi dari pihak berwenang.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, melalui Kapolsek Balaraja AKP Badri Hasan mengatakan, “Bahwa penyelidikan sedang dilakukan untuk menentukan penyebab pasti kebakaran ini. Tim forensik telah melakukan dokumentasi dan pemeriksaan TKP untuk memastikan setiap detail tercatat dengan baik”.
Kapolsek Balaraja juga menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di bulan suci puasa ini, waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dalam penggunaan listrik dan peralatan rumah tangga. Perawatan rutin dan pemeriksaan instalasi listrik di rumah dianggap penting untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa mendatang.
( Sugeng T )





