BPBD Brebes Latih Relawan, Tingkatkan Sinergi dan Kapasitas Hadapi Bencana

by

Brebes, Poskota.online – 15 komunitas relawan di Kabupaten Brebes bersatu padu dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Relawan Kebencanaan Kabupaten Brebes. Acara yang berlangsung selama dua hari, Kamis-Jumat (22-23 Agustus), di Obyek Wisata Pasir Gibug, Desa Penanggapan, Kecamatan Banjarharjo, Brebes, diikuti oleh 70 peserta.

Tampak para peserta antusias mengikuti pelatihan yang membahas berbagai materi terkait kesehatan, pencarian dan pertolongan, serta informasi terkini tentang bencana.

“Kami sangat bersyukur bahwa kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” ujar Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes Nushy Mansur melalui Ruwanto, sekretaris BPBD. Jumat (23/8).

“Kami sengaja membatasi jumlah perwakilan dari setiap organisasi agar semua relawan dapat bergantian setiap tahunnya dan mendapatkan kesempatan yang sama.” ucapnya.

Menurut, Ruwanto, bencana banjir dan kekeringan yang kerap melanda daerah-daerah tertentu, menjadi fokus utama pelatihan ini.

“Kegiatan ini bukan hanya mempererat kerjasama antar organisasi relawan, tetapi juga memperkuat kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan, dengan sinergi yang terjalin, diharapkan akan lebih siap dalam menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi,” jelasnya.

Dijelaskan, Ruwanto, sebagai upaya membantu masyarakat yang terdampak kekeringan, BPBD Brebes telah melaksanakan dropping air bersih dan memberikan himbauan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Benar sekali, BPBD Brebes memang aktif membantu masyarakat yang terdampak kekeringan dengan program dropping air bersih dan himbauan kepada masyarakat seperti Jangan sampai membuang puntung rokok sembarangan di area tumpukan sampah, lahan kering, maupun hutan. guna menjaga terjadinya kebakaran lahan,” tuturnya.

Ruwanto, menyebutkan, saat ini daerah yang terdampak kekeringan di wilayah Brebes Selatan meliputi Sirampog dan Bantarkawung. Daerah-daerah tersebut telah menerima bantuan air bersih dari BPBD sebagai upaya penanggulangan dampak kekeringan.

“Saya senang mengikuti pelatihan ini karena bisa menambah ilmu tentang kebencanaan,” ujar Adhe Utami, salah seorang peserta dari Sirampog.

“Ilmu ini akan membuat saya semakin mantap dan profesional saat terjun ke medan bencana. Kalau tidak memiliki kapasitas yang cukup, kita akan canggung dan tidak profesional dalam beraksi. Dengan bertambahnya ilmu, saya semakin yakin dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan,” tambahnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *