Karena Melayani, Heling Suhono Menjadi Ketua PGRI Banjarnegara Terpilih Periode 2024-2029

by

BANJARNEGARA, Poskota.online – Dengan Perolehan Suara sebanyak 490 suara 55,36 persen, di pemilihan ketua Persatuan Guru Relublik Indonesia (PGRI), Heling Suhono,MPd,MM terpilih sebagai ketua PGRI Banjarnegara masa bhakti periode 2024-2029, yang mengungguli rivalnya Sunarto, MPd yang memperoleh 386 suara  suara atau 43,64 Persen, pada pemilihan Selasa 24 Desember 2024, di Gedung PGRI Jl-Raya Tentara Pelajar Sokanandi Banjarnegara.

“Kita kan memiliki Visi, ingin mewujudkan PGRI yang terpercaya, bisa jadi kita ini, dalam segala hal yang akan kita lakukan, adalah lahir dari anggota yang nantinya kita bisa menampung mereka sebagai dasar kebijakan, sehingga betul reputasinya dari kolegian bawah, saya terpilih karena merasa melayani dengan baik, lahirnya saya terpilih dari permintaan anggota,”katanya Heling saat di wawancarai oleh wartawan di Kediaman nya di Desa Gunung Giana,Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnrgara, pada Rabu(25/12/2024)

“Karena kita lahir dari hati nurani, kita di pilih bukan karena uang, tapi kami di pilih dari panggi lan dari hati dari teman teman, yang menginginkan saya untuk memimpin, sebagai seorang pemimpin harus melayani dan kalau itu dilakukan PGRI akan terpercaya,dan kita ingin menjadi organisasi yang kuat, di sini jelas selain kita di percaya berdasarkan AD/ART, kalau kita keluar jelas kita ga di percaya, dalam hal ini kita berdua sarkan Anggaran Rumah Tangganya, hal-hal yang muncul nanti adalah bagaian dari keputusan bersama,bukan berdasarkan keputusan ketua sehingga organisasi akan solid dan dihormati,” ujarnya.

Heling juga mengatakan, bahwa nantinya akan membenahi internal PGRI Untuk Meningkatkan mutu secara personal Organisasi untuk pelaksanaan program program kedepan.

“Selain itu kita ingin menjadi organisasi yang dinamis,kita kegiatan akan seperti OPD jadi bukan Organisasi yang hidup di saat kita ada kegiatan, tapi bener-bener dari berbagai macam sekbid ini akan berjalan sesuai program kemampuan, kapabilitasnya, pengalamanya, misal kan di sini ada sekbid peningkatan mutu, berarti kan seperti harapan, ini kan baru terbentuk sebuah pengurus, karena kita baru terbentuk ketua kemudian formatur-formatur ketua satu, dua, tiga dan sekretaris,sementara perangkat lainnya menyusul atau kabinetnya belum disesuaikan dengan pengalaman nantinya, “tutupnya.(One)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *