Anas Hidayat Bupati dan Wakil Bupati Harus Dapat Mengaktualisasi Harapan Rakyat

by

BANJARNEGARA, poskota-online – Ketua DPRD Kabupaten Banjarnegara, Anas Hidayat, SE, setelah usai melaksanakan tugasnya rapat psripurn Penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, ia menyampaikan kepada Awak Media di Ruang kerjanya, terkait menuju Transisi Kepemimpinan di Banjarnegara. Senin(13/1/2025).

“Terkait transisi kepemimpinan sudah kita ketahui bersama dari hasil pilkadanya kan cukup segnif kan, kehendak rakyat artinya prosentase kemenangan mencapai 77%, itu kan menggambarkan legitimasi masyarakat dengan harapan harapan ekspektasi yang besar pada calon terpilih, mudah mudahan calon terpilih ini bisa menjadikan skala prioritas,keberpihakannya kepada masyarakat, karena tingkat kepercayaannya sudah tinggi, nanti tinggal Bupati dan Wakil Bup ati terpilih dengan kabinetnya (OPD) nanti mengakomodir, betul betul untuk kepentingan masyarakat”, ujarnya.

Anas kembali menambahkan, bahwa ia selaku legislatif akan mengawal pemerintahan mendatang. “Kami tentunya dari legislatif tentunya ikut mengawal apa yang menjadi visi misi pada bupati dan Wakil bupati terpilih, untuk dilaksanakan sebaik baiknya,”imbuhnya.

Anas juga mengatakan, ia mengharapkan bupati dan wakil bupati terpilih akan membentuk tim di pemerintahan adalah tim yang profesional agar berjalan dengan baik sesuai janji kampsnye. “Saya berharap calon terpilih ini nantinya, nanti kabinetnya (para pembantunya) orang orang yang profesional orang orang yang ahli di bidangnya,sehingga nanti Bupati dan Wakil Bupati tidak ketinggalan tapi di temani teman teman kabinet(OPD) yang punya kompentensi di bidangnya, sehingga apa yang menjadi gagasan-gagasan Bupati dan Wakil bupati terpilih nantinya bisa termanifestasikan di masyarakat karena punya jaringan atau OPD yang memang mumpuni, “ujarnya.

Ia berpendapat, bila nanti memenjabat alangkah baiknya tidak ada istilah Like and Dislike, semuanya profesional.
“Persoalan suka dan tidak suka, menurut saya harus di nomor berapakan,yang penting profesionalisme, integritas kompetensi dalam rangka untuk melayani masyarakat, “lanjutnya.

Di sampaikan oleh Anas, bahwa Semua OPD sudah terhubung semua dengan Komisi sebagai mitra di DPRD maka tinggal profesionalitas di kedepankan.
“Kita di Dewan kan melalui komisi komisi ada kemitraan dengan OPD OPD, dengan Dinas terkait mulai komisi 1 sampai komisi 4, pasti di situ ada hubungan yang cukup intens, terkait dengan pelaksanaan-pelaksanaan, apa yang di kerjakan oleh perangkat daerah terkait bupati dan wakil bupati yang nanti OPD ini akan menjembatani untuk memberikan sejauh mana pelaksanaan pelaksanaannya dengan ukuran yang jelas”, Katanya.

Sebagai legislatif Ia akan tetap menjaga ruang tersendiri dalam berkaitan dengan eksekutif, dan itu adalah kewenangan bupati dan wakil bupati terpilih nantinya.
“Tapi terkait dengan OPD kepala dinas dan lain lain menurut saya itu kan menjadi domein bupati dan wakil bupati, bagaimana memilih kepala dinas ataupun jajaran kabinetnya, yang seperti apa kami tidak akan mencampuri ke wilayah itu, pastinya bupati dan wakil bupatipun punya harapan besar agar lancar, terus manifestasi dari Visi Misinya yang akan di kerjakan, saya yakin bupati dan wakil bupati punya cara cara khusus untuk memilih orang orang yang akan di dudukan pada kabinetnya nanti, ” Katanya.

Dalam hal terkait isu isu Negatif tentang jual beli jabatan (politik dagang sapi) dalam suatu instansi, ia berharap tidak akan terjadi, hanyalah isue dan lebih baik cari solusi terbaik serta antisipasi. “Saya berharap ini juga akan tidak terjadi, atau saya cenderung dengan adanya lelang jabatan lelang jabatan menurut saya penting, ini sekedar masukan saja bukan saya mencampuri wilayah nya bupati dan wakil bupati, tapi kalau itu bisa di kerjakan, lelang jabatan bisa diketahui kompetensi orang orang yang akan duduk di kabinet itu,”katanya.

Masih katanya Anas, istilah Dagang sapi itu hanya sekedar isu isu saja. “Jadi terkait politik dagang sapi atau jual beli Jabatan dari dulu kan ada kan, saya berharap itu hanya sekedar isu isu saja dan tidak pernah terjadi di Banjarnegara, “harapnya.

Anas Hidayat ketua DPRD menyampaikan, bahwa Keterbukaan Informasi Publik di DPRD di era kepemimpinannya akan di kedepankan. Evaluasi kelembagaan itu penting hal ini akan di terapkan.
“Terkait Dewan akan memperbaiki era dewan sebelumnya akan merangkul mendengarkan berbagai pihak, kemarin kami sdh menerima Audiensi Kades terpiluh yang belum dilantik, komunitas UMKM untuk didengarkan keluhanya dan mencari solusi terbaik, juga melalui Reses dan oenyerapsn aspirasi masyarskat, ” Pungkasnya. (One)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *