Pemalang, Jawa Tengah – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menunjukkan kepeduliannya terhadap para pedagang yang terdampak kebakaran di Pasar Pagi Pemalang. Bentuk perhatian tersebut diwujudkan melalui penyerahan santunan kerohiman kepada para pedagang terdampak.
Santunan diserahkan langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, di Sasana Bhakti Praja pada Jumat (26/12/2025). Bantuan disalurkan secara proporsional kepada 61 pedagang aktif, yang terdiri dari 11 pemilik kios, 43 pedagang los, dan 7 pedagang di sekitar lokasi pasar.
Bupati Anom menyampaikan bahwa Pemkab Pemalang telah berkoordinasi dengan Polres Pemalang untuk mempercepat proses pembersihan pascakebakaran. Ia menargetkan pembersihan dapat diselesaikan dalam waktu tiga hingga empat hari, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan kembali kios-kios yang terdampak.
“Setelah pembersihan selesai, kami akan segera melaksanakan pembangunan kembali kios-kios agar bisa segera dimanfaatkan, terutama menjelang bulan puasa. Harapannya, Pasar Pagi Pemalang dapat kembali beraktivitas normal,” ujar Bupati Anom.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan kawasan Pasar Pagi lebih layak dan aman, sehingga risiko bencana seperti kebakaran dapat diminimalkan di masa mendatang.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh jajaran, kami menyampaikan belasungkawa atas musibah yang terjadi. Bencana memang tidak dapat dihindari, namun kami berupaya maksimal untuk mempercepat pemulihan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pemalang, Fera Djokosusanto, melaporkan bahwa berdasarkan data registrasi, terdapat 120 pedagang terdaftar di blok depan Pasar Pagi Pemalang, dengan 61 pedagang yang masih aktif.
“Data tersebut kami cocokan antara sistem komputer dengan pendataan langsung oleh petugas retribusi di lapangan. Dari hasil pendataan, terdapat 11 pemilik kios, 43 pedagang los, dan 7 pedagang sekitar yang terdampak,” jelas Fera.
Ia juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa para pedagang, serta menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendampingi proses pemulihan Pasar Pagi Pemalang.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Pj Sekda Pemalang Endro Johan Kusumo, perwakilan Polres Pemalang, jajaran OPD terkait, serta Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang dr. Noor Faizah Maenofie.(sus)





