Jakarta – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Manggarai menggelar pengajian dan silaturahmi bulanan pada Minggu, 15 Februari 2026. Bertempat di Madrasah Muhammadiyah Manggarai, kegiatan ini menghadirkan narasumber Ustadz Dr. Farhan Mauludi, Lc., MA, dengan tema “Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadhan”.
Kekuatan Syukur di Tengah Berbagai Cobaan Kehidupan
Dalam tausiyahnya, Ustadz Farhan menekankan pentingnya membangun perspektif syukur dalam menjalani kehidupan. Ia mengingatkan bahwa keluhan yang sering dirasakan seseorang bisa jadi merupakan impian, bahkan hal yang sulit dicapai oleh orang lain.
Merujuk pada Surah Ibrahim ayat 7:
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”
Dari ayat tersebut, Ustadz Farhan menegaskan bahwa syukur merupakan kunci bertambahnya nikmat. Dalam setiap musibah selalu ada ruang untuk bersyukur, karena nikmat Allah SWT senantiasa jauh lebih banyak dibandingkan ujian yang menimpa hamba-Nya.
Cara Mendekatkan Diri dengan Sang Khalik
Allah SWT memberikan berbagai instrumen bagi hamba-Nya untuk mendekatkan diri (taqarrub). Ustadz Farhan membaginya ke dalam empat fase ibadah:
-
Ibadah Harian: Shalat lima waktu dan zikir.
-
Ibadah Pekanan: Shalat Jumat dan puasa Senin-Kamis.
-
Ibadah Bulanan: Puasa sunnah dan puasa Ayyamul Bidh.
-
Ibadah Tahunan: Puncaknya adalah ibadah di bulan Ramadhan.
Amalan Pamungkas dan Keistimewaan Ramadhan
Sesuai hadis riwayat Bukhari dan Muslim, puasa yang dilandasi keimanan dan mengharap pahala (ihtisaban) menjadi penghapus dosa-dosa masa lalu. Ustadz Farhan kemudian merinci sejumlah amalan utama agar Ramadhan tidak berlalu tanpa makna:
-
Menjaga Sunnah: Shalat rawatib 12 rakaat.
-
Interaksi dengan Al-Qur’an: Membaca dan mentadabburi Al-Qur’an dengan menjaga kebersihan hati.
-
Sedekah: Terutama sedekah Subuh.
-
Doa: Memperbanyak doa sejak Subuh hingga waktu berbuka.
-
Iktikaf: Mengejar keutamaan Lailatul Qadar yang pahalanya lebih baik dari seribu bulan.
Waspada Dampak Maksiat
Sebagai penutup, narasumber mengingatkan bahaya maksiat dalam kehidupan seorang muslim. Dosa dapat menghalangi seseorang dari ibadah, menjauhkan dari ilmu yang bermanfaat, mempersulit urusan, serta mencabut keberkahan rezeki.
Merujuk Surah An-Nisa ayat 79, ditegaskan bahwa setiap nikmat berasal dari Allah SWT, sedangkan musibah merupakan akibat dari perbuatan manusia sendiri.
“Surga dikelilingi oleh hal-hal yang tidak disukai hawa nafsu, sedangkan neraka dikelilingi oleh hal-hal yang menyenangkan,” pungkasnya mengutip hadis riwayat Bukhari no. 6487.
Melalui pengajian Menyambut Ramadhan ini, para jamaah PRM Manggarai diharapkan dapat mempersiapkan diri secara spiritual, meraih ketenangan hati, dikabulkannya doa, serta terbukanya pintu rezeki di bulan suci Ramadhan yang akan datang.(dwn)





