Madiun, Jongjava.co — Kebakaran hebat melanda sebuah toko kelontong yang juga menjual bahan bakar minyak melalui Pom Mini di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/02/2026). Api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian bangunan rumah sekaligus toko, bahkan melahap satu unit mobil Pajero yang terparkir di garasi.
Toko milik almarhum Boimin yang dijaga istrinya, Bu Tanem, menjual berbagai barang mudah terbakar, termasuk bensin eceran. Selain itu, toko tersebut juga memperdagangkan petasan dan aneka kembang api yang mempercepat kobaran api saat kebakaran terjadi.
Ledakan petasan terdengar bersahut-sahutan di tengah kobaran api yang terus membesar setelah menyambar bensin dari Pom Mini. Warga sekitar berusaha memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya. Namun upaya tersebut tidak mampu mengendalikan kobaran yang semakin meluas.
Sejumlah saksi di lokasi menyebut kebakaran bermula dari ulah beberapa bocah yang membeli petasan di toko tersebut. Mereka langsung menyalakan petasan di area toko tanpa menyadari risiko di sekitarnya.
Percikan api petasan kemudian menyambar bahan bakar bensin pada boks Pom Mini. Bensin langsung tersulut dan memicu kebakaran besar yang dengan cepat merambat ke seluruh bangunan.
“Ada anak kecil beli petasan, lalu dinyalakan di area toko itu. Diluar dugaan, percikaannya menyambar bensin di Pom Mini. Terjadilah kebakaran itu, hingga sebuah mobil di garasi ikut terbakar,” kata Edi kepada koresponden.
Menurut Edi, toko milik almarhum Boimin itu berada di dekat ATM BRI Gantrung dan beroperasi sebagai pengecer bensin sekaligus penjual petasan.
Api tidak merambat ke permukiman di sekitarnya maupun bangunan ATM yang berada di dekat lokasi. Petugas pemadam kebakaran segera tiba dan langsung melakukan penanganan intensif.
Petugas dari Damkar Kabupaten Madiun mengerahkan tiga unit armada untuk menjinakkan api. Dua armada bahkan harus melakukan pengisian ulang air masing-masing satu kali hingga api benar-benar padam.
“Kami memberangkatkan tiga unit armada ke lokasi kebakaran. Dua unit diantaranya masing-masing melakukan isi ulang sebanyak satu kali. Hingga api kami pastikan betul-betul padam,” kata Ismanto, Koordinator Damkar Kabupaten Madiun bagian Selatan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pemilik toko dan keluarganya berhasil menyelamatkan diri dengan cepat sambil meminta bantuan warga.
Kerugian materi masih dalam proses pendataan. Sementara itu, aparat kepolisian setempat masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.





