MELAWI Poskota Online-Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa menghadiri Pembukaan Konferensi Wilayah Ke-III GKII Wilayah II Kalimantan Barat yang diadakan di GKII Jemaat Bukit Baithani Mekar Pelita Daerah Tanah Pinoh, Desa Nanga Kasai, Kecamatan Sayan, Senin (22/06/2026).
Turut hadir pada kegiatan tersebut Sekretaris Umum GKII Pusat, Pdt. Dr. Nasokhili Giawa, M.Th, Ketua Wilayah II GKII Kalimantan Barat, Pdt. Drs. Senan beriang, M.Th, Penasehat GKII Wilayah II Kalbar, Drs. Milton Crosby, M.Si. dan Para pengurus wilayah II GKII Kalimantan Barat.
Dalam Sambutannya ketua Wilayah II GKII Kalbar, Pdt. Drs, Senan beriang, M.Th, menyampaikan kegiatan Konwil berlangung dari 22-26 Juni 2026 yang merupakan implementasi AD/ART dan Perger GKII, serta Keputusan Konfrensi Wilayah ke-II GKII Wilayah II Kalbar.
“Konwil Ke-III ini merupakan momentum yang penting dan bersifat strategis untuk GKII Wilayah II untuk evaluasi program dan kinerja BPQ tahun 2021-2026 serta membuatn program kerja masa bhakti pelayan 2026-2031 yang akan datang”, jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Umum GKII Pusat, Pdt. Dr. Nasokhili Giawa, M.Th, mengajak seluruh peserta melalui momentem konwil untuk saling meneguhkan, menginspirasi, menguatkan serta membangun budaya menghargai dan saling bertanggung jawab.
“Saya berterimah kasih atas kerjasama semua pihak sehingga kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik. Saya berharap kepada kita semua untuk saling mengisi dan melengkapi bekerja sebagai satu tim bekerja sesuai kapasitas dan karunia kita”, harapnya.
Sementara itu, Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dalam sambutannya menyampaikan bahwa peran gereja dalam pembangunan daerah sangatlah penting. Karena gereja tidak hanya menjadi tempat pembinaan iman dan spiritualitas umat, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun karakter, menanamkan nilai-nilai kasih, persaudaraan, kejujuran, toleransi, serta kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Melawi meyakini bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, namun dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan”, ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati mengajak GKII untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, membina generasi muda, serta turut berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat melawi yang aman, harmonis, religius, dan sejahtera.
“Saya berharap melalui Konferensi Wilayah III GKII ini akan lahir berbagai keputusan dan program yang konstruktif, menghasilkan kepemimpinan yang amanah dan visioner, serta semakin memperkuat peran gereja dalam menghadirkan damai sejahtera, kasih, dan pengharapan bagi masyarakat”, tutupnya.(Nus)





