
BANJARNEGARA,Jong Java.co — Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Banjarnegara menyalurkan bantuan sosial kepada korban kebakaran rumah di RT 03 RW 05 Kelurahan Kutabanjarnegara, Jumat (11/9/2026).
Bantuan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial, Erni Purwandari, mewakili Kepala Dinsos PPPA Riatmojo Ponco Nugroho.
Dalam kunjungan tersebut, Dinsos PPPA menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penyaluran bantuan karena sebagian besar personel sedang fokus menangani krisis dropping air bersih di lapangan akibat kemarau.
“Kami datang menyampaikan bantuan sekadarnya sesuai tupoksi untuk penanganan masa tanggap darurat. Alhamdulillah, korban Bapak Siyam kita temui dalam kondisi sehat dan semangatnya masih luar biasa,” ujar Erni Purwandari usai penyerahan.
Bantuan yang diserahkan meliputi kasur, perlengkapan tempat tidur, alat mandi, bahan makanan pokok, selimut, serta pakaian ganti. Pihak Dinsos PPPA juga memastikan bahwa sinergi penanganan pascabencana akan terus berlanjut bersama unsur terkait lainnya seperti BPBD, Basarnas, dan PMI.
Kilas Balik Peristiwa Kebakaran
Sebelumnya, musibah kebakaran yang menimpa rumah milik Siyam Hadi Suwito (88) ini terjadi pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di kawasan padat penduduk RT 03 RW 05, Kelurahan Kutabanjarnegara.
Saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di luar sehingga dipastikan tidak ada korban jiwa.
Dugaan sementara, api bersumber dari konsleting listrik, percikan yang berada dekat dengan tumpukan bahan mudah terbakar membuat api dengan cepat menyebar.
Warga sempat kesulitan memadamkan api secara mandiri lantaran aliran PDAM mati dan banyak sumur warga yang kering.
Kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan satu jam kemudian berkat kesigapan dua unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama warga setempat, sehingga api tidak merembet ke permukiman sekitar.
Saat ini, keluarga bersama warga dan pihak kelurahan terus bergotong-royong memulihkan kondisi rumah korban pasca kebakaran.
Sementara total kerugian materiil masih dalam penghitungan pihak berwenang. (red)





Leave a Reply