Brebes, Poskota.online – Kepala Lapas Kelas IIB Brebes melaksanakan Perjanjian Kerjasama dengan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Brebes tentang Peningkatan Pembinaan Kepribadian melalui Pembinaan Keagamaan untuk warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Brebes yang dilaksanakan di Aula Tata Usaha, Kamis (11/12).
Hadir pada kesempatan ini Kepala Lapas Kelas IIB Brebes, Isnawan beserta jajaran dan Kepala Kankemenag Brebes, Abdul Wahab beserta jajaran Penyuluh Agama.
Kepala Lapas Brebes, Isnawan mengatakan bahwa perjanjian kerja sama Lapas Brebes dengan KanKemenag Brebes ini sudah lama dilaksanakan yaitu sejak tahun 2019. Namun berakhir pada Desember tahun 2024 ini.
“Untuk Kelanjutan perjanjian kerjasama ini maka dilaksanakan kembali penandatanganan untuk periode 3 tahun ke depan (2024 s/d 2027),” ujar Isnawan.
Lebih lanjut Isnawan berikan apresiasi dengan adanya perjanjian kerjasama ini karena dirinya beserta jajaran sangat terbantu sekali dengan Pembinaan dan penyuluhan yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Kankemenag Kabupaten Brebes. Dengan adanya pembinaan keagamaan ini dapat menjadi penyiram kalbu dan rohani bagi warga binaan.
Sementara itu Kepala kankemenag Brebes, Abdul Wahab mengucapkan terima kasih kepada Kepala Lapas Kelas IIB Brebes dengan tindak lanjut perjanjian kerjasama ini. Menurutnya ini berarti bahwa Penyuluh Agama mampu memberikan pencerahan, kenyamanan, ketentraman dan kedamaian bagi warga binaan di Lapas Brebes karena yang dituju di sini adalah iman (kalbu) bukan fisik.
Abdul Wahab menghimbau kepada Penyuluh Agama yang melakukan pembinaan di lapas agar materi yang diberikan sesuai dengan koridor-koridor agama dalam rangka pembinaan mental spritual menuju ketaatan kepada Allah.
“Dan tak kalah pentingnya bagaimana para warga binaan ini mampu mencintai Al-Qur’an, sehingga pergeseran nilai dari yang kurang baik menjadi lebih baik akan terwujud,” tutur Abdul Wahab.
Sebagai bentuk perjanjian kerjasama Kepala Lapas Brebes dengan Kepala Kankemenag Brebes dilaksanakan penandatanganan diantara keduanya sebagai bukti otentik yang kuat demi lancar dan suksesnya program ke depannya.





