Edi–Bahasan Ikuti Rakornas di Bogor, Bahas Penyelarasan Program Strategis Nasional Arahan Presiden untuk Kepala Daerah dan Forkopimda se-Indonesia

by

BOGOR, – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pontianak untuk menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya terkait penguatan ketahanan pangan, peningkatan gizi masyarakat, penanganan sampah, serta penataan ruang kota agar lebih tertib dan nyaman.

Hal tersebut disampaikan Edi usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, Edi hadir bersama Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan serta unsur Forkopimda.

Menurut Edi, Presiden secara tegas menekankan bahwa swasembada pangan merupakan pilar utama pembangunan nasional. Selain itu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut sebagai investasi jangka panjang negara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya anak-anak dan keluarga.

“Arahan Presiden sangat jelas. Ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat menjadi fondasi pembangunan. Ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memastikan warga, terutama anak usia sekolah, mendapatkan asupan gizi yang layak,” ujar Edi.

Selain isu pangan dan gizi, Edi menyampaikan bahwa Presiden juga memberi perhatian serius terhadap persoalan lingkungan perkotaan, terutama penanganan sampah serta maraknya iklan dan spanduk yang dinilai sudah berlebihan dan mengganggu ketertiban ruang publik.

“Presiden meminta pemerintah daerah menertibkan iklan dan spanduk agar kota lebih tertata, bersih, dan nyaman. Arahan ini memperkuat langkah kami dalam menata reklame sesuai aturan, demi keselamatan, keindahan kota, dan kepentingan masyarakat,” katanya.

Edi menambahkan, penataan ruang kota, termasuk pengelolaan reklame, merupakan bagian penting dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup warga. Pemkot Pontianak, lanjutnya, akan mengedepankan pendekatan yang tertib, terukur, dan berlandaskan regulasi daerah.

Dalam Rakornas tersebut, Presiden juga menekankan pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Menurut Edi, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar seluruh program strategis nasional benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia turut menyinggung arahan Presiden terkait pengelolaan kekayaan bangsa dan daerah. Presiden mengingatkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya yang besar, namun harus dikelola secara bijak dan bertanggung jawab agar hasilnya benar-benar berpihak kepada rakyat.

“Pesan itu menjadi pengingat bagi kami di daerah untuk mengelola potensi dan aset secara bertanggung jawab serta berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 diikuti oleh ribuan kepala daerah dari seluruh Indonesia. Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan kebijakan nasional dengan pelaksanaan di daerah, khususnya pada tahun kedua Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

“Intinya, arahan Presiden mengajak kita tetap fokus pada hal-hal yang dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari pangan dan gizi anak, kebersihan lingkungan, hingga penataan kota. Pemkot Pontianak akan menindaklanjuti arahan tersebut secara bertahap dan konsisten dengan melibatkan semua pihak,” pungkas Edi.(hsn)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *