Inovasi Pertanian dari Rusia Hadir di Banjarnegara, Petani Uji Teknologi Bio untuk Pulihkan Lahan

by

Banjarnegara, -Upaya memperbaiki kualitas lahan pertanian yang terus menurun kini mendapat angin segar. Sejumlah petani di Desa Purwasaba, Kabupaten Banjarnegara, mulai mencoba teknologi pertanian berbasis bio asal Rusia yang diklaim mampu memperbaiki struktur tanah sekaligus meningkatkan daya tahan tanaman secara alami.

Teknologi yang dikenal sebagai cairan imun tanaman ini diperkenalkan melalui kerja sama Business Council Indonesia–Rusia sebagai bagian dari penguatan sektor pangan berkelanjutan. Berbeda dari pola pertanian konvensional yang bergantung pada pupuk sintetis, inovasi ini mengandalkan material alami yang diformulasikan untuk menyeimbangkan kembali ekosistem tanah.

Kepala Desa Purwasaba, Welas Yuni Nugroho, menyambut positif uji coba tersebut. Ia menilai teknologi ini berpotensi menjadi solusi atas permasalahan klasik yang selama ini dihadapi petani, terutama terkait kerusakan tanah akibat pemakaian pupuk kimia dalam jangka panjang.

“Petani kami sudah lama bergantung pada bahan kimia, sehingga banyak lahan yang kesuburannya menurun. Kami berharap teknologi ini bisa membantu memulihkan kondisi tanah dan sekaligus meningkatkan hasil panen,” ujar Welas.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah desa menyiapkan lahan khusus untuk dijadikan area percontohan. Jika hasilnya sesuai harapan, Welas berharap metode ini dapat diterapkan lebih luas dan menjadi alternatif baru bagi sistem pertanian berkelanjutan di Banjarnegara.

Menurutnya, keberhasilan uji coba ini tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, tetapi juga pada perubahan pola pikir petani agar mulai beralih ke praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan sehat dalam jangka panjang.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *