TANGERANG,Poskota.online – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang .H. Yayat Rohiman S.IP., M.Si, secara resmi melepas 623 Mahasiswa Universitas Tangerang Raya (UNTARA) dalam Program KKN BERDAMPAK, Sabtu (18/10/2025). Acara pelepasan dilaksanakan di aula Kampus A UNTARA Tigaraksa Kabupaten Tangerang.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Rektor 1 Dr.I Joko Dewanto, MM, M.Pd, Wakil Rektor 2 Dr.Nur Aziz, MM, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNTARA, Dr. Dadah Muliansyah,MM dan 31 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta 623 mahasiswa KKN.

Dalam sambutannya Warek 1 UNTARA Dr.I.Joko Dewanto, menyampaikan dukungan penuh atas terselenggaranya program KKN yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat desa.
“Program KKN BERDAMPAK merupakan bentuk nyata sinergi antara UNTARA dan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat desa melalui pemberdayaan berbasis keilmuan mahasiswa. Selama KKN, dengan fokus kegiatan di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, digitalisasi desa, dan penguatan ekonomi masyarakat.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian penting dari proses pembelajaran di perguruan tinggi. Melalui program ini, saudara-saudara sekalian akan langsung terjun ke tengah masyarakat untuk mengaplikasikan ilmu, membangun jejaring sosial, serta belajar memahami realitas sosial secara langsung,”ujarnya.
Lanjutnya, saya ingin menekankan bahwa KKN bukan hanya tentang menyelesaikan program kerja. Lebih dari itu, ini adalah pembelajaran karakter, kepemimpinan, adaptasi sosial, dan tentu saja integritas sebagai calon sarjana. Saudara akan dihadapkan pada berbagai tantangan nyata: keterbatasan fasilitas, perbedaan budaya, dinamika masyarakat. Namun yakinlah, dari sanalah pengalaman yang berharga akan lahir.
Kepada para mahasiswa, saya berpesan:
1. Jaga nama baik pribadi, keluarga, dan institusi.
2. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan pemerintah setempat.
3. Tunjukkan sikap empati, etika, dan tanggung jawab.
4. Gunakan kesempatan ini untuk belajar, mengabdi, dan tumbuh menjadi insan yang lebih matang.
Kepada para Dosen Pembimbing Lapangan, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan bimbingannya. Kami percaya, dengan dukungan Bapak/Ibu, pelaksanaan KKN tahun ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan penuh makna”, jelasnya.
Kepala DPMPD, H. Yayat Rohiman S.IP., M.Si dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan harapannya atas kehadiran mahasiswa UNTARA di tengah-tengah masyarakat desa.
“Kami berharap kehadiran mahasiswa UNTARA dapat memberikan dampak positif dan mendorong kemajuan desa, Program KKN bukan hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga merupakan sarana nyata untuk membangun kepekaan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta menjadi ajang pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam menghadapi dinamika kehidupan masyarakat desa.

Selama melaksanakan kegiatan KKN, saya yakin para mahasiswa telah banyak belajar dikampus dan dapat mengimplematasikan ilmu yang telah didapat untuk masyarakat, dan sebaliknya, masyarakat desa juga mendapatkan manfaat dari kehadiran adik-adik semua baik berupa pendampingan, edukasi, maupun inovasi yang dibawa.
Kami menyadari bahwa membangun desa tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi, sinergi, dan partisipasi dari semua pihak, termasuk perguruan tinggi. Untuk itu, kehadiran mahasiswa KKN UNTARA ini adalah bentuk nyata dari sinergi antara dunia akademik dan pemerintahan dalam upaya pemberdayaan masyarakat.
Saya berharap, setelah kembali dari desa, para mahasiswa membawa pulang tidak hanya pengalaman, tetapi juga semangat untuk terus mengabdi dan membangun negeri ini, dimulai dari desa”, bebernya.

Ditempat yang sama Kepala LPPM UNTARA Dr.Dadah Muliansyah, MM, menyampaikan, tema KKN tahun 2025 ini “Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Inovasi dan Digitalisasi Menuju Masyakat Mandiri”, mahasiswa akan di ditempat di 31 Desa di 7 Kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang (Tigaraksa, Solear, Cisoka, Kresek, Kronjo, Gunung Kaler, Sindang Jaya). Selama 1 bulan (03 Nov hingga 10 Des 2025) dengan masing masing kelompok terdiri dari 20 mahasiswa dan 1 Dosen Pembimbing Lapangan, dirinya berharap kegiatan KKN ini dapat memberikan pengalaman belajar dan juga dapat mentransformasi ilmu yang didapat di bangku kuliah untuk di implementasikan di masyarakat serta dapat membangun aspek kepekaan kepada mahasiswa yang berorientasi ke masyarakatan”, tandasnya. (Aries/humas).









