Kepala LL DIKTI IV Beri Arahan Dan Pembinaan Dosen UNTARA

by

TANGERANG, Poskota.Online – Guna mewujudkan Perguruan Tinggi yang berkualitas Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV Jabar dan Banten (LL DIKTI IV) Dr.M.Samsuri, S.Pd, MT, IPU, mengunjungi kampus Universitas Tangerang Raya (UNTARA) dan memberikan arahan langsung kepada Dosen, tenaga pendidik, dan karyawan UNTARA, Kamis (04/01/2024) bertempat di aula Kampus UNTARA Perumahan Sudirman Indah Tigaraksa Kabupaten Tangerang Banten.

Dalam sambutannya Rektor UNTARA Dr.Abdul Gani Sidqi, SE,M.Si menyampaikan, “Terima kasih dan selamat datang kepada Kepala LL DIKTI IV, dalam kesibukan beliau masih menyempatkan waktu untuk berkunjung di kampus kami dan memberikan arahan kepada dosen, tenaga pendidik dan karyawan UNTARA”, ucapnya.

Masih disampaikan Abdul Gani, “Kami laporkan juga kepada Kepala LL.DIKTI IV, setelah lepas dari pembinaan, kami melakukan Program P2EP, Program (Perencanaan Pelaksanaan Evaluasi dan Pelaporan). Hal hal yang telah dilaksanakan, yaitu :
1). pembenahan khususnya data (Sinkronisasi PD DIKTI) dan kami memiliki motto, “Harus Satu Data Valid dan benar”,

2). Melakukan peningkatan SDM, mengikuti beberapa pertemuan, baik yang diselenggarakan oleh LL DIKTI IV maupun lembaga lain”, ungkapnya.

Kepala LL DIKTI IV, Dr. M.Samsuri, S.Pd, MT, IPU, dalam arahannya mengatakan, “bahwa tugas dosen tidak semata-mata hanya mengajar tapi juga memenuhi 5 unsur, seperti motivator, fasilitator, katalisator, innovator dan mentor.

Selain itu, tugas dosen juga harus mewujudkan cita-cita setiap mahasiswa yang menjadi bagian dari kampus.

“Yang menjadi concern pemerintah adalah kualitas lulusan, maka itu menjadi indikator nomor satu. Jadi, ukuran sukses tidaknya Perguruan Tinggi itu terletak pada sejauhmana kualitas lulusan yang dihasilkan. Bukan jumlah mahasiswanya yang banyak, tapi sejauhmana lulusan sebuah kampus itu terserap di dunia kerja. Jika lulusannya tidak terserap itu bukan indikator kesuksesan sebuah kampus. Jadi indikasi utamanya adalah kualitas lulusan. Perlu diluruskan juga, bukan jumlah mahasiswa tidak penting tapi jika lulusan sebuah kampus itu banyak terserap maka akan diburu oleh banyak orang tua karena itulah letak keunggulan sebuah kampus. Fokus di kualitas, pasti banyak yang minat,” Jelasnya.

Lanjut M.Samsuri Untuk menghasilkan SDM yang berkualitas, tidak mungkin tanpa sumber daya yang berkualitas. Oleh karena itu, baik Rektor, Warek, Dekan, Kaprodi dan BPH sebagai Badan yang memberikan pertimbangan kepada Pimpinan Universitas dalam memimpin,menyelenggarakan dalam hal mengembangkan Universitas, tidak boleh bekerja sendiri, memerlukan kerjasama semua pihak untuk mewujudkan tujuan Perguruan Tinggi.

Dalam hal ini, tujuan Perguruan Tinggi adalah menghasilkan lulusan yang berkualitas. Lalu aspek kualitas, indikasi kualitas mencakup dua hal, yaitu kualifikasinya dan kekayaan. Jadi dosen berkualitas, minimal harus S3. Terlebih lagi beaisiswa studi lanjut begitu besar.

Berbicara tugas Dosen, perlu diperhatikan soal fungsional jabatan akademik (JFA)

Dalam menunjang jenjang karier dan profesionalismenya, seorang dosen biasanya diberikan JFA. Tingkat profesionalitas seorang dosen, dapat dilihat dari pengembangan kariernya yang dibuktikan dengan JFA.

Untuk mendapatkan JFA, seorang dosen harus mengajukan penilaian angka kredit dari kegiatan yang ditawarkan, sesuai dengan yang dibutuhkan tiap jenjangnya.

Selain itu, Perguruan Tinggi perlu dikelola dengan baik agar taat azas dan taat hukum”, tandasnya.  Kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab, begitu antusias dosen UNTARA bertanya kepada Kepala LL DIKTI IV, menginggat waktu yang terbatas, sehingga penanya di batasi hanya untuk 3 orang saja. (Aries)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *