Site icon jongjava.co

Lestarikan Tradisi Unjungan, Warga Temiyang Wujudkan Cinta Budaya dan Kepedulian Sosial

Indramayu, jongjava.co – Tradisi budaya Unjungan kembali digelar masyarakat Desa Temiyang Kecamatan Kereta, Kabupaten Indramayu, di Makam Buyut Asem terletak di blok Rancawas pada jumat (25/9/2026).

Tradisi sakral yang sarat makna ini menjadi simbol pelestarian adat dan penghormatan kepada para leluhur, sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.desa Temiyang blok Rancawas dan jajaran, panitia adat, tokoh masyarakat, serta para pemuda.

Unjungan Buyut Asem tidak hanya menjadi ajang menjaga warisan budaya, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda agar tidak melupakan akar tradisinya. Selain ritual adat, acara juga diisi dengan kumpul tumpeng warga makan bersama di area buyut Asem, sebagai wujud kepedulian sosial masyarakat.

Dalam kesempatan itu, peserta acara juga diingatkan pentingnya menjaga kerukunan Masyarakat diimbau tetap menjaga ketertiban, tidak mudah terpengaruh oleh informasi hoaks, dan terus menjaga kekompakan demi kemajuan desa.

Tradisi Unjungan Buyut Impong ditutup dengan silaturahmi antarwarga yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

Menurut tokoh Adat Abah Tarta Menurutnya, Unjungan bukan sekadar tontonan, tetapi juga tuntunan yang mengandung nilai spiritual dan sosial. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga warisan leluhur dan berkontribusi nyata dalam memajukan desa.

“Dengan mengingat leluhur, kita tidak akan lupa sejarah dan akan lebih bersyukur atas nikmat Allah SWT. Mari kita lestarikan budaya, sebab kalau bukan kita, siapa lagi. Jangan hanya bermimpi desa maju, tapi mari bersama-sama mewujudkannya. Kemajuan Indramayu dimulai dari desa-desa yang kompak dan guyub,” ujar Abah Tarya Sukmana tokoh adat buyut Asem. ( Toy)

Exit mobile version