Brebes, Poskota.online – Sebagai wujud kepedulian sosial, Majelis Muda Mengaji (Mamuji) Adiwerna Tegal melakukan kegiatan aksi sosial berupa pemberian bantuan pada korban banjir yang melanda kawasan Brebes dan juga santunan anak yatim pada Rabu (28/02/2024).
Sebagaimana diberitakan, bahwa terjadi banjir besar yang melanda kawasan Brebes dan sekitarnya memberikan dampak yang luas. Saah satunya adalah di pedukuhan Bayur, desa Bojong kecamatan Jatibarang. Kawasan yang berada di bantaran Sungai Pemali ini setiap tahun mengalami bencana banjir sebagai akibat luapan sungai di musim hujan.
Setelah beberapa waktu lalu sudah mengalami kebanjiran, kali ini dusun Bayur Bojong kembali terdampak dengan cakupan yang lebih luas. Warga harus mengungsi kembali ke tempat-tempat yang lebih tinggi.
Sedihnya, sejumlah tanaman pertanian yang siap panen juga ikut terdampak. Banyak tanaman padi, bawang merah dan jagung yang harus gagal panen. Ini menimbulkan kerugiaan ekonomi yang signifikan pada masyarakat, dimana umumnya memang merupakan petani.
Sebanyak 200 paket bantuan bencana banjir diserahkan di Posko Bencana Bayur, di desa Bojong Jatibarang. Paket-paket tersebut diterima langsung oleh Kepala Desa Bojong, Tasdik beserta para pengurus posko dan warga.
Para anggota MAMUJI sebelumnya juga melakukan kegiatan doa bersama dan santunan anak yatim. Kegiatan ini dilakukan bersama dengan Yayasan Langit Pitoe pimpinan Ustadz Heri Hardianto, di sesa Klampis, Jatibarang Brebes. Sebanyak 36 bingkisan disampaikan kepada anak-anak yatim tersebut.
Mustika Nurul Ainy, selaku pembina MAMUJI menyatakan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud kepedulian mereka kepada sesama, khususnya bagi warga yang saat ini menghadapi bencana dan juga anak-anak yatim piatu yang memang perlu mendapat perhatian. Ia berharap, Brebes kedepannya bisa terhindar dari bencana banjir atau bencana alam lainnya.***





