BANJARNEGARA, poskota.online – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banjarnegara, Reza Mahendra, SH, Man, kepada awak. Media mengatakan Karena awal kita akan mengevaluasi target 3000 , kekurangan sendiri sdh cukup terkait mekanisme pekerjaan ritin yang merekruit relawan untuk menyatukan ritme sesuai apa yang diharapkan kata Reza memulai pembicaraan.
Dia menyebut tahap pertama program makan bergizi gratis hari kemarin sudah mendistribusikan 2.702 porsi. Ini diperuntukkan untuk sejumlah siswa di TK, SD, dan SMK di wilayah Kecamatan Sigaluh.
“Untuk hari kemarin dan hari ini (selasa 8-1) 2025) ada 2.702 porsi yang kami distribusikan. Untuk siswa SD, TK, dan SMK. Untuk pertama kali hari ini di Kecamatan Sigaluh,” jelasnya.
Untuk menu makanan, terdapat ayam lada hitam, capcay sayur wortel dan jagung, nasi dan buah semangka. Menu ini seharga Rp 10 ribu per porsi.”Menunya setiap hari berganti harinkemarin ada ayam lada hitam, capcay sayur wortel dan jagung, nasi dan buah semangka, kalau dihitung harga Rp 10 ribu per porsi, hari inipun berbeda dengan kemarin ” Terangnya.
“Untuk ke depan kami menunggu arahan, harapannya bisa segera merata di semua kecamatan di Banjarnegara, karena awal masih butuh pembenahan ,” tutur dia.
Tim produksi penyiapan dan tim! Pendistribusi iyg digunakan bahan dari lokal, untuk menu tidak dapat disamakan antara TK SD SMP SMA, Pasti variatas memungkinkan kesediaan susu dalam satu minggu 5 hari kerja
,.”Sudah ada 51 relawan yg ikut bekerja disini, namun karen armadanya masih satu ritmenya diatur diutamakam siswa TK PAUD SD, SMP teakhir SMA/K, ” Ungkapnya.
Untuknkebutuhan Banjarnegara minimal satu kecamatan bisa dapur 2 yang sepatutnya. “Seharusnya begitu penentusn dapur satu dengan dapur lain butuh proses arahan pimpinan Badan Gozi, nantinya bisa dikelola BUMDES, ” Katsnya.
Kepala Satuan Penenuhan Gizi ini berharap program berjalan.”Harapan dari pelayanan ini dapat mengurangi stanting ada perubahan pola sehat sebagai anak makan brrgizi terserap bisa berhasil daerah pemkap umum anggaran bisa 10 ribu memenuhi semua kita tingkatkan dgn bahan pangan lokal.” Tutupnya (One)





