Pasukan Sel dari Sumsum Tulang, Harapan Baru Korban Luka Bakar Petasan

by

SEMARANG – Perayaan Idul Fitri kembali diwarnai insiden luka bakar akibat petasan. Korban, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, harus menjalani perawatan intensif akibat luka serius yang merusak jaringan kulit.

Selama ini, penanganan luka bakar berat mengandalkan metode bedah konvensional yang memerlukan waktu pemulihan panjang dan berisiko meninggalkan cacat permanen. Namun, perkembangan kedokteran regeneratif menghadirkan pendekatan baru yang lebih menjanjikan.

Salah satunya adalah terapi Autologous Bone Marrow-Derived Mononuclear Cells (BM-MNCs), yaitu pemanfaatan sel penyembuh dari sumsum tulang pasien sendiri. Terapi ini bekerja dengan mempercepat pembentukan pembuluh darah baru, mengurangi peradangan, serta merangsang regenerasi jaringan kulit.

Menurut dr. H. Agus Ujianto, metode ini dilakukan dengan teknik fresh manipulation, di mana sel diambil dan langsung digunakan dalam waktu singkat saat tindakan operasi berlangsung.

“Karena berasal dari tubuh pasien sendiri, terapi ini aman, tidak menimbulkan penolakan, dan mempercepat proses penyembuhan,” jelasnya.

Berbagai penelitian internasional juga mendukung efektivitas metode ini, termasuk dalam mempercepat penutupan luka dan menurunkan tingkat peradangan pada pasien luka bakar berat.

Dengan hadirnya teknologi ini, korban luka bakar kini memiliki harapan baru untuk pulih lebih cepat dan mengurangi risiko kecacatan.

Masyarakat pun diimbau untuk merayakan Idul Fitri dengan lebih bijak tanpa penggunaan petasan yang berbahaya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *