
MELAWI Poskota Online– Upaya mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Melawi terus diperkuat. Tidak hanya mengandalkan penanganan di lapangan, Tim Penyuluh Mabes TNI juga menggandeng berbagai organisasi masyarakat (ormas) untuk bersama-sama menyampaikan edukasi kepada masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya Karhutla sekaligus mendorong peran aktif seluruh elemen dalam mencegah terjadinya kebakaran.
Tim Penyuluh Mabes TNI yang dipimpin **Brigjen TNI Lukman Arif** memanfaatkan pertemuan dengan sejumlah perwakilan ormas di wilayah Kabupaten Melawi untuk menyampaikan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi ancaman Karhutla.
Dalam kegiatan tersebut, tim mengajak organisasi masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan dengan meneruskan informasi dan imbauan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.
**Brigjen TNI Lukman Arif** menyampaikan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, organisasi masyarakat hingga masyarakat di tingkat desa memiliki peran penting dalam mencegah kebakaran sejak dini.
“Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat. Kita semua memiliki peran. Karena itu, kami mengajak rekan-rekan dari ormas untuk bersama-sama memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat berpotensi menimbulkan kebakaran lebih luas,” ujarnya.
Menurutnya, ormas memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat sehingga dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan pesan-pesan pencegahan Karhutla.
Dengan pendekatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, diharapkan sosialisasi tidak hanya berhenti pada kegiatan pertemuan, tetapi dapat diteruskan hingga ke lingkungan masyarakat di tingkat bawah.
Sementara itu, jajaran Kodim 1205/Sintang bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan Karhutla di wilayah Sintang dan Melawi. Upaya tersebut dilakukan secara beriringan dengan kegiatan sosialisasi dan edukasi guna menekan potensi munculnya titik api baru.
Tim Penyuluh Mabes TNI berharap sinergi bersama ormas di Kabupaten Melawi dapat memperkuat kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan bersama-sama mencegah Karhutla.
“Kita ingin pencegahan ini menjadi gerakan bersama. Semakin banyak masyarakat yang memahami bahayanya, semakin besar peluang kita mencegah Karhutla sejak awal,” pungkasnya.
Nus

