Wujudkan Pembinaan Optimal, Rutan Batam Pindahkan 49 Warga Binaan ke Lapas Batam

by -7 Views

BATAM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam kembali memindahkan sebanyak 49 warga binaan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam sebagai upaya mengurangi kelebihan kapasitas hunian sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan program pembinaan, Jumat (31/7/2026).

Proses pemindahan dilakukan dengan pengawalan ketat oleh petugas. Sebelum diberangkatkan, seluruh warga binaan menjalani pemeriksaan administrasi serta pengecekan kondisi kesehatan guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan strategi untuk menciptakan lingkungan hunian yang lebih kondusif serta mendukung pelaksanaan pembinaan yang lebih efektif.

“Pemindahan ini merupakan salah satu langkah yang kami lakukan untuk mengurangi tingkat kepadatan hunian di Rutan Batam. Dengan jumlah penghuni yang lebih terkendali, kami berharap pelayanan, pembinaan, serta pengamanan dapat berjalan dengan lebih baik dan maksimal,” ujarnya.

Menurut Fajar, pengurangan tingkat hunian menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan. Dengan kondisi yang lebih ideal, program pembinaan dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan efektif guna mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan.

Kegiatan tersebut juga merupakan implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya mengatasi persoalan overkapasitas yang masih menjadi tantangan di berbagai unit pemasyarakatan.

Melalui langkah ini, Rutan Kelas IIA Batam menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang lebih efektif, humanis, dan berorientasi pada pembinaan warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat.

Dengan berkurangnya tingkat kepadatan hunian, diharapkan kualitas pelayanan, keamanan, serta program pembinaan di Rutan Batam dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga binaan maupun masyarakat secara luas.

Penulis: Poniman T.

Facebook Comments Box