Jakarta, jongjava.co- Yayasan Pusat Kesejahteraan Karyawan Perusahaan Kereta Api (Pusaka) menggelar kegiatan sosialisasi Program Manajemen Sehat (PMS) yang diikuti lebih dari 200 pensiunan pegawai PT Kereta Api Indonesia (Persero) wilayah Daop 1 Jakarta, Sabtu, 14 Februari 2026.
Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna KCI dan difokuskan pada edukasi kesehatan serta penguatan kualitas hidup pensiunan.
Acara ini juga dihadir sejumlah tokoh penting di perkretaapian indonesia, di antaranya Anwar Suprijadi . Dalam sambutannya, Anwar menekankan pentingnya menjaga kesehatan pada masa pensiun, sebuah fase kehidupan yang membutuhkan perhatian khusus terhadap kondisi fisik maupun mental.
“Acara seperti ini selain menjalin komunikasi yang tak kalah penting adanya perhatian terkait kesehatan pensiunan pegawai KAI,” kata Anwar Suprijadi.
Menurut Anwar, masa pensiun bukanlah akhir dari produktivitas, melainkan momentum untuk tetap aktif dengan menjaga keseimbangan gaya hidup. Ia menilai kegiatan sosialisasi semacam ini berperan strategis dalam memperkuat hubungan sosial sekaligus meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan pensiunan.
Kegiatan sosialisasi PMS yang diinisiasi Yayasan Pusaka ini dirancang sebagai wadah edukasi sekaligus ruang silaturahmi. Para peserta tidak hanya memperoleh materi kesehatan, tetapi juga kesempatan untuk berinteraksi, berbagi pengalaman, serta memperluas jaringan sosial sesama pensiunan.
Acara kemudian berlanjut dengan sesi edukasi dan motivasi kesehatan yang disampaikan oleh dr. H. Agus Ali Fauzi. Dalam pemaparannya, dr. Agus menyoroti pentingnya pola hidup sehat sebagai fondasi utama meraih kebahagiaan dan kesehatan di usia lanjut.
Ia menjelaskan bahwa kualitas hidup pensiunan sangat dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari, mulai dari pola makan, aktivitas fisik, hingga manajemen stres. Menurutnya, menjaga kesehatan tidak semata soal menghindari penyakit, tetapi juga tentang membangun keseimbangan hidup.
“Pola hidup sehat menjadi kunci untuk meraih kebahagiaan dan kesehatan,” ujar dr. Agus Ali Fauzi dalam sesi pemaparannya.
Lebih lanjut, dr. Agus mengingatkan bahwa proses penuaan merupakan hal alamiah yang tidak dapat dihindari. Namun, dampaknya dapat diminimalkan melalui disiplin menjalankan gaya hidup sehat. Ia mendorong para pensiunan untuk tetap aktif bergerak, menjaga asupan gizi, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.
Menurut ketua Yayasan Pusaka Joko Margono, sosialisasi PMS merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan pensiunan pegawai KAI. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga pada penguatan mental, sosial, dan emosional.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan para pensiunan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan tetap menjalani masa pensiun secara aktif, sehat, serta bermakna.





