Site icon jongjava.co

Banjir Ekstrem Terjang Nagoya, 400 Atlet Asian Games Sempat Dievakuasi

NAGOYA, JEPANG – Hujan deras dengan intensitas ekstrem melanda Nagoya, Jepang, Selasa (8/9/2026), memicu banjir di sejumlah wilayah kota dan menjadi perhatian serius menjelang pelaksanaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Hujan lebat menyebabkan sejumlah ruas jalan, fasilitas publik, serta infrastruktur transportasi terendam. Air juga dilaporkan masuk ke beberapa venue yang akan digunakan untuk pertandingan Asian Games.

Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan banjir tingkat tertinggi untuk Sungai Shonai yang melintasi wilayah Gifu dan Aichi. Di Nagoya, curah hujan sekitar 104 milimeter dalam satu jam tercatat pada Selasa sore, angka yang menunjukkan ekstremnya kondisi cuaca saat itu.

Kondisi tersebut berdampak terhadap sejumlah aktivitas di kota. Sekitar 400 atlet dan staf yang berada di kawasan akomodasi sempat dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi. Selain itu, sekitar 3.500 warga dilaporkan mencari perlindungan di tempat-tempat pengungsian.

Meski demikian, tidak ada laporan korban luka dari kalangan atlet dan ofisial yang dievakuasi. Mereka kemudian diperbolehkan kembali setelah kondisi dinilai lebih aman.

Sejumlah Venue Asian Games Terdampak

Banjir juga menjadi perhatian karena Nagoya tengah mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Asian Games 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Hujan deras menyebabkan air masuk ke sejumlah fasilitas pertandingan. Beberapa bangunan venue juga dilaporkan mengalami kebocoran pada bagian atap.

Namun, pemerintah setempat memastikan kondisi tersebut belum mengganggu penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di Asia itu.

Wali Kota Nagoya, Ichiro Hirosawa, mengatakan kondisi yang terjadi saat ini belum cukup parah untuk mengganggu jadwal pembukaan Asian Games pada 19 September.

Ia juga menyebut pemerintah masih melakukan pemeriksaan terhadap kondisi wilayah di luar Nagoya untuk mengetahui dampak banjir secara lebih menyeluruh.

Kontingen Indonesia Pantau Situasi

Banjir Nagoya juga menjadi perhatian Kontingen Indonesia yang telah berada di Jepang untuk mengikuti Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Todotua Pasaribu, menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan berkomunikasi dengan tim Indonesia yang berada di Nagoya.

Kontingen Indonesia juga menyiapkan sejumlah skenario alternatif sebagai langkah antisipasi apabila kondisi cuaca kembali memburuk atau terjadi gangguan terhadap mobilitas atlet dan ofisial.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait di Jepang menyusul banjir yang melanda sejumlah kawasan Nagoya. Pemerintah Indonesia memastikan keselamatan kontingen menjadi salah satu prioritas utama.

Pemerintah Jepang Pastikan Asian Games Tetap Berjalan

Di tengah kondisi banjir, pemerintah Jepang memastikan persiapan Asian Games tetap dilanjutkan.

Sejumlah permasalahan akibat hujan deras masih dalam tahap penanganan dan evaluasi. Namun, hingga perkembangan terakhir, belum ada keputusan untuk menunda atau mengubah jadwal pelaksanaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Dengan pembukaan yang tinggal sekitar 10 hari, perhatian kini tertuju pada kemampuan pemerintah setempat memulihkan fasilitas dan memastikan seluruh venue serta akses transportasi siap digunakan.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan mempertemukan lebih dari 11.000 atlet dari 45 negara dan kawasan, sehingga kesiapan infrastruktur dan keselamatan peserta menjadi faktor penting menjelang pembukaan.

Pemerintah Nagoya menyatakan terus melakukan penanganan dampak banjir sekaligus memastikan persiapan pesta olahraga tersebut tetap berjalan sesuai rencana.

(redaksi)

Exit mobile version