Seorang remaja pria, Mario (15 tahun) dilaporkan tenggelam di Sungai Cisadane, dekat Gudang Perahu Naga Tanah Gocap, Kecamatan Karawaci Kota Tangerang, Kamis 23 Mei 2024 sekitar pukul 14.30 WIB.
Informasi yang didapat menyebutkan korban warga Jalan Haji Abdul Malik RT 03 RW 16 Kelurahan Sukasari Kota Tangerang sedang berenang di pinggir kali sambil membersihkan perahu, kondisi korban belum tidur dan berenang ke tengah Sungai Cisadane lalu terbawa arus.
Kronologi kejadian Pada kamis, 23 Mei 2024 di aliran sungai Cisadane lebih tepatnya di wilayah pemakaman Cina ( Tanah Gocap ) ada 5 orang remaja kampung pasir di pinggiran sungai Cisadane, namun anak salah satu yang bernama mario raharja dengan nama panggilan Yongki (15 Tahun) yang tinggal di kec. Tangerang tenggelam dan sempat meminta tolong namun saat ingin diselamatkan korban langsung menghilang dan muncul kembali tangan nya 20 meter dari LKP, setelah itu korban dinyatakan tenggelam pada pukul 15.30 WIB. akhirnya pihak keluarga melaporkan kepada RT, RW dan kepolisian.
Tim Baznas Tanggap Bencana Kota Tangerang mendapatkan Informasi Di group Relawan Kota Tangerang tersebut pada Pukul 16.30 dan segera Mengirimkan Personilnya untuk melakukan Assessment ke lokasi LKP dengan Membawa APD dan berkordinasi langsung dengan pihak Kepolisian, BPBD dan BASARNAS Jakarta yang sudah duluan ada di lokasi kejadian, Upaya yang sudah di lakukan oleh Pihak Basarnas adalah pencarian menggunakan Alat Aqua eye, dan tim Baznas Tanggap Bencana dengan tim Basarnas mulai pencarian dimalam itu sampai pukul 21.00 WIB, setelah melakukan pencarian dimalam itu maka dilakukan Evaluasi dengan hasil bahwa potensi korban masih dekat dari titik Awal LKP dan di lanjut besok pagi jam 7 pagi.

Esok paginya tepat pukul 07.00 tim Basarnas, BAZNAS Tanggap Bencana dan Tim SAR Gabungan lain nya Mulai melakukan Pencarian yang di bagi menjadi 3 SRU dengan lokasi Pencarian Sampai Pintu Air 10, pencarian Dimaksimalkan hari itu hingga sore hari, tim melakukan penyisiran sepanjang Aliran Sungai Cisanade karena di khawatirkan korban tersangkut di tumpukan sampah atau di pinggiran sungai akhirnya seluruh tim SAR melakukan Evaluasi sore untuk melakukan laporan terkait hasil pencarian dari 3 SRU yang di tugaskan dan hasilnya bahwa ada indikasi korban sudah timbul ke permukaan air karena beberapa tim sudah mulai mencium bau yang indikasi keberadaan Korban, akhirnya Basarnas memutuskan untuk memaksimalkan pencarian Hari ini hingga pukul 21.00 WIB dengan memfokuskan Pencarian korban pada sisi Kiri Sungai Cisanade.

Dan pada Pukul 21.05 Korban Berhasil Ditemukan Oleh Tim yang berjalan 200 M dari titik Awal LKP, dan akhirnya dibawa Oleh Mobil Jenazah PMI Kota Tangerang ke RS Kab. Tangerang dengan di dampingi pihak Keluarga.
Waly Mujahiddin selaku komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang menyampaikan bahwa BTB Kota Tangerang hadir sebagai bentuk upaya BAZNAS Kota Tangerang dalam berkontribusi di segala lini kemanusiaan.
“Hadirnya BAZNAS Kota Tangerang ditengah tengah masyarakat melalui Baznas Tanggap Bencana adalah sebagai wujud respon sigap dan cepat dalam menanggapi bencana yang terjadi di masyarakat.” Ujar Waly
Waly juga menambahkan Bersama BPBD dan Tim SAR lainnya, Baznas Tanggap Bencana dapat terus berkolaborasi dalam menangani bencana dan situasi genting yang ada di masyarakat
“Ini juga sebagai bentuk kolaborasi dan supporting Baznas kepada lembaga Kebencanaan seperti Basarnas, BPBD dan lembaga lainnya” Tambah Waly





