Bupati Melawi Dorong Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Reforma Agraria Berkelanjutan

by -7 Views
Oplus_131072

MELAWI Poskota Online-Bupati berharap Tim Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Melawi mampu mengakselerasi penataan aset dan penataan akses, sekaligus memperkuat kebijakan reforma agraria sebagai wadah pengembangan potensi daerah menuju reforma agraria yang berkelanjutan. Ia juga mengajak seluruh instansi dan lembaga yang tergabung dalam GTRA untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi agar manfaat reforma agraria benar-benar dirasakan masyarakat.

“Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, saya berharap reforma agraria dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjadi fondasi pembangunan daerah yang lebih merata dan berkeadilan,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Melawi, Bagus Ariyadi, S.E menyampaikan bahwa GTRA merupakan tim ad hoc yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 dan memiliki peran penting dalam mengoordinasikan pelaksanaan reforma agraria lintas sektor di daerah. Reforma agraria tidak hanya berfokus pada legalisasi aset, tetapi juga penataan akses melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan keterampilan, pembukaan akses pasar, dan berbagai program peningkatan kesejahteraan lainnya.

Pada Rakor GTRA Tahun 2026, tema yang diusung adalah “Kolaborasi Peran GTRA Kabupaten Melawi dan Badan Bank Tanah dalam Mendukung Program Redistribusi Tanah di Atas Hak Pengelolaan Bank Tanah untuk Mewujudkan Reforma Agraria yang Berkelanjutan.” Tema tersebut menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam mendukung pelaksanaan redistribusi tanah dan pencapaian keadilan pertanahan.

Dalam kesempatan itu juga dipaparkan capaian pelaksanaan reforma agraria di Kabupaten Melawi. Hingga tahun 2026, program redistribusi tanah telah mencakup sekitar 26.858 bidang tanah, sementara melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) telah diterbitkan 42.135 bidang tanah. Selain itu, program penataan akses sejak tahun 2022 telah menjangkau sekitar 1.400 kepala keluarga di 18 desa melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terbangun komitmen bersama seluruh anggota Gugus Tugas Reforma Agraria untuk memperkuat koordinasi, mempercepat pelaksanaan redistribusi tanah, meningkatkan pemberdayaan masyarakat, serta memastikan program reforma agraria di Kabupaten Melawi berjalan tepat sasaran, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Nus

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *