MTQ Kecamatan Lahirkan Bibit Unggul Qari-Qariah

by
Oplus_131072

PONTIANAK Poskota Online Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menilai Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan menjadi wadah penting untuk menjaring dan melahirkan bibit unggul qari-qariah di Kota Pontianak. Ajang di tingkat tapak ini menjadi ruang yang tepat untuk perwakilan tiap wilayah unjuk kemampuan. Terlebih, antusiasme masyarakat selalu tinggi di tiap kecamatan.

“Pembukaan MTQ ke-34 di Kecamatan Pontianak Utara ini sangat meriah. Kehadiran masyarakat luar biasa, ada drum band dan kafilah dari empat kelurahan. Ini bukti nyata antusiasme masyarakat,” ujarnya saat membuka MTQ ke-34 tingkat Kecamatan Pontianak Utara di halaman Kantor Camat Pontianak Utara, Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana membangun motivasi masyarakat untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an. Ia berharap kegiatan ini mampu mendorong anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua untuk terus belajar membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga pelaksanaan MTQ di Pontianak Utara ini membawa motivasi kepada masyarakat, mulai dari anak usia dini, remaja, dewasa hingga orang tua, untuk terus mengamalkan Al-Qur’an,” katanya.

Kepada para peserta, Bahasan berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian lomba dengan tertib, sportif, dan penuh semangat. Ia berharap para peserta terus mengasah kemampuan agar kualitas bacaan dan pemahaman Al-Qur’an semakin baik.

“Ikuti kontestasi MTQ ini secara sportif, tidak ada hal-hal negatif, tetap tertib dan terus semangat mengasah diri agar semakin baik,” pesannya.

Bagi peserta yang meraih juara, Bahasan berharap prestasi tersebut tidak berhenti di tingkat kecamatan. Para pemenang, katanya, harus terus dibina agar mampu membawa nama baik Kota Pontianak pada ajang yang lebih tinggi, termasuk MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan digelar di Kayong Utara.

“Yang mendapat juara harus terus kita tingkatkan agar bisa ke jenjang lebih tinggi dan membawa nama baik Kota Pontianak di tingkat provinsi,” ujarnya.

Ia juga meminta dewan juri untuk menjunjung tinggi sportivitas dan memberikan penilaian secara objektif. Menurutnya, penilaian yang adil dan transparan sangat penting agar MTQ benar-benar menghasilkan peserta terbaik secara alami.

“Kami berharap dewan juri memberikan penilaian secara objektif, tanpa hal-hal subjektif. Dengan begitu, MTQ kecamatan ini bisa menghasilkan bibit-bibit unggul yang benar-benar berkualitas,” tegasnya.

Bahasan menambahkan, Kota Pontianak tetap menargetkan prestasi terbaik dalam MTQ tingkat provinsi. Meski selama ini Pontianak kerap berada di posisi kedua, pihaknya tetap memasang target sebagai juara umum.

“Targetnya tetap juara umum. Walaupun Pontianak sering juara dua, target kita tetap menjadi yang terbaik,” pungkasnya.

Hasnan

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *